Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Selasa, 28 April 2026, 17.00 WIB
Nazwa Putri Sakura – Kreatif
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah besar untuk menata sebanyak 445 Rukun Warga (RW) kumuh secara bertahap dari tahun 2024 hingga tahun 2027. Program ini menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas permukiman warga. Penataan tidak hanya menyasar perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga memastikan kawasan menjadi lebih aman dan layak huni.
Kawasan bantaran rel ditetapkan sebagai prioritas dalam program ini. Selain kondisi lingkungan yang padat dan rentan, wilayah tersebut dinilai memiliki risiko kecelakaan tinggi karena berdekatan dengan jalur kereta. Melalui penataan bertahap, Pemprov DKI berharap dapat mengurangi potensi bahaya serta meningkatkan kualitas hidup yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov DKI juga menyiapkan rumah susun sebagai relokasi sementara di beberapa titik. Selain itu, akses layanan dasar seperti air bersih, kesehatan, pendidikan, hingga transportasi umum turut menjadi bagian dari rencana. Hal ini dilakukan agar warga tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik selama proses penataan berlangsung.
Sejumlah warga memberikan respons positif terhadap rencana tersebut. Nano, salah satu warga yang tinggal di bantaran rel Pasar Senen, mengaku bersyukur dengan adanya program relokasi ke rumah susun. “Kami sebagai warga kecil merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Dengan adanya rumah susun, kami bisa tinggal lebih layak dan aman” Ujar Nano (28/4). Ia juga menilai perubahan lingkungan nantinya akan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan warga.
Masyarakat pun berharap program penataan ini berjalan lancar hingga selesai sesuai rencana. Warga menginginkan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan enak di pandang, sekaligus memberikan rasa aman serta kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa