Relokasi Pedagang Pasar Barito: Sentra Fauna Lenteng Agung Jadi Tujuan

Selasa, 28 Oktober 2025 17.00 WIB

Gaza Hanif Putra – Kreatif

Source: UNAS TV

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melakukan pembongkaran Pasar Barito pada Senin, 28 Oktober 2025. Pembongkaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari program revitalisasi ruang publik dan pengalihan fungsi lahan yang dinilai tidak sesuai dengan tata kota. 

Ratusan pedagang hewan dan perlengkapannya mulai direlokasi ke Sentra Fauna Lenteng Agung, lokasi baru yang telah disiapkan dengan fasilitas terintegrasi.

Pasca pembongkaran, kondisi wilayah Pasar Barito tampak tertutup pagar pembatas setinggi dua meter dengan sisa puing-puing kios yang belum dibersihkan. 

Di sisi lain, pemerintah tengah merancang pembangunan Taman Bendera Pusaka yang akan menggabungkan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser sebagai ruang terbuka hijau terpadu.

Kebijakan tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga mendukung langkah pemerintah, sementara sebagian lainnya menilai penertiban dilakukan terlalu tergesa-gesa.

“Pasar Barito ini dibongkar untuk memfasilitasi menjadi 3 taman agar dirangkap menjadi satu agar lebih luas” Ujar Dwi Lestari, warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan (28/10/25).

“Kalau menurut saya hal ini terlalu tergesa-gesa kasihan lah mereka-mereka karenakan mereka di sini jualan bukan setahun dua tahun” Ujar Saripudin warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan (28/10/25).

Proyek penggabungan 3 taman tersebut bertujuan untuk mengelola tata air kawasan, membantu pengendalian banjir, dan meningkatkan interaksi sosial warga. Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, menyatakan, “Kami ingin mengembalikan fungsi taman sebagai area resapan air sekaligus ruang publik yang sehat dan nyaman.” 

Konten Terkait