Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Kamis, 23 Oktober 2025 17.00 WIB
Muhammad Calvin Amikonaka – Kreatif
Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan yang cukup tajam pada Selasa (22/10). Penurunan harga ini diperkirakan mencapai hingga lima persen, menyusul koreksi harga emas dunia yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Meskipun harga sempat turun, penjualan emas mulai menunjukkan tanda-tanda stabil kembali per hari ini Rabu (23/10). Dampak dari penurunan harga emas sampai lima persen, menyebabkan minat masyarakat membeli emas meningkat hingga stok emas batangan antam di laporkan kosong.
Menurut informasi yang diterima, harga emas turun tajam dikarenakan koreksi harga emas dunia, hal itu juga didorong oleh beberapa faktor diantaranya menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) serta kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat. Faktor tersebut membuat banyak investor beralih dari aset safe haven seperti emas ke instrumen investasi lainnya.
Selain faktor eksternal tersebut, sejumlah analis menilai bahwa penurunan harga emas saat ini juga bersifat teknikal. Setelah pasar sebelumnya mengalami lonjakan yang cukup tajam, banyak investor yang melakukan aksi ambil untung. Seorang penjual emas antam juga berpendapat, bahwa kondisi ini juga berkaitan dengan aksi jual besar-besaran di level harga tertinggi.
“Banyak investor mencari keuntungan karena harga emas sudah mencapai titik spot yang sangat tinggi, di atas 4.000 per troy ounce. Banyak orang mulai melepaskan emas, sementara bank sentral tidak membeli dalam jumlah yang sebanding dengan yang dijual. Para pebisnis emas memanfaatkan titik tertinggi itu untuk meraih keuntungan, sehingga menyebabkan penurunan sekitar 5 persen,” Ujar Santi (23/10)
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa