Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Sabtu, 15 Maret 2025 14:44 WIB
Azhar Dyan – Kreatif
Ideologi Komunisme pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Di Indonesia ideologi Komunisme sering dikaitkan dengan kelompok PKI yaitu kelompok pemberontak yang dikenal sadis pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Komunisme pertama kali dikenalkan oleh filsuf asal Jerman yaitu Karl Marx yang dikenal juga sebagai bapak Komunisme. Pemikiran Karl Marx ini menginspirasi banyak tokoh termasuk tokoh terkenal Indonesia yaitu Tan Malaka.
Komunisme itu sendiri adalah paham dimana masyarakat sosial hidup tanpa kelas. Jadi, semua masyarakat hidup dengan status yang sama dengan kepemilikan yang kolektif. Ideologi ini muncul sebagai penolakan terhadap penindasan oleh kaum borjuis kepada buruh. Negara yang pertama kali menerapkan ideologi ini adalah negara Rusia yang menjadi Uni Soviet pada tahun 1922.
Sedangkan di Indonesia tokoh yang terinspirasi dari pemikiran Marx ini adalah Tan Malaka. Pemikiran Tan Malaka ini disuarakan sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan oleh kaum kapitalis yang serakah dalam meraup keuntungan. Namun, pemikiran Sosialisme Tan Malaka ini berbeda dengan pemikiran Komunisme yang diterapkan di Uni Soviet. Berikut perbedaannya:
1. Kepemilikan Pribadi
Dalam komunisme, kepemilikan pribadi dihilangkan sepenuhnya, sedangkan dalam sosialisme, individu masih bisa memiliki properti.
2. Hak-Hak
Dalam sosialisme, hak-hak sipil dan politik individu masih diutamakan, sedangkan dalam komunisme, hak-hak komunal diutamakan.
3. Kompensasi
Dalam sosialisme, kompensasi diberikan berdasarkan tingkat kontribusi individu terhadap ekonomi, sedangkan dalam komunisme, kompensasi diberikan sesuai kebutuhan.
4. Pengendalian Sarana Produksi
Dalam komunisme, semua sarana produksi dikendalikan secara terpusat, sedangkan dalam sosialisme, ada campuran kepemilikan swasta dan publik.
5. Upaya dan Inovasi
Dalam sosialisme, upaya dan inovasi individu dihargai, sedangkan dalam komunisme, tidak.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa