Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Kamis, 17 April 2025 19:30 WIB
Shabira Fandra
Sistem Tilang Elektronik (e-TLE) telah menjadi topik hangat perbincangan di masyarakat. Penerapannya yang masif di beberapa kota besar di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas dan menekan angka pelanggaran. Namun, seperti halnya teknologi baru lainnya, e-TLE juga menimbulkan pro dan kontra.
Salah satu kontroversi utama sistem Tilang Elektronik adalah penerapannya kepada tukang parkir yang memindahkan motor. Beberapa warga mengatakan bahwa seringkali tukang parkir hanya membantu menata kendaraan agar parkir lebih rapi dan tidak semrawut, sehingga tidak seharusnya ditilang.
“Sistem e-TLE harusnya lebih cerdas membedakan pelanggaran lalu lintas sebenarnya dengan pengaturan parkir yang tidak bertujuan melanggar.” Ujar Aris Fadhilah
Meskipun sistem e-TLE berpotensi meningkatkan ketertiban lalu lintas, implementasinya saat ini masih menuai kontroversi dan kebingungan di masyarakat. Perbaikan sistem, sosialisasi yang efektif, serta mempertimbangkan pengecualian untuk kondisi tertentu menjadi kunci agar sistem e-TLE dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak.
“Sistem ini harus dievaluasi secara berkala, dilihat dampaknya di masyarakat dan diperbaiki terus-menerus. Yang paling penting, sistem ini harus adil dan tidak hanya menyasar masyarakat.” Ujar Muhammad Esra Maulana.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa