Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Senin, 14 April 2025 18:17 WIB
Siti Novita Fitriani – Kreatif
Siapa itu bangsa Viking? Bangsa Viking adalah bangsa Nordik yang berasal dari Skandinavia. Dari abad ke-8 hingga awal abad ke-11, bangsa Viking adalah pelaut dari Skandinavia yang dikenal sebagai penjelajah dan penjuang yang hebat dan umumnya mereka berprofesi sebagai peladang, pedagang, hingga perompak. Dikenal kasar, kejam, dan berbadan besar terdapat beberapa fakta menarik tentang bangsa Viking.
1. Tidak Memakai Helm Bertanduk
Dalam cerita bahkan di film, bangsa Viking selalu digambarkan memakai helm bertanduk tetapi para ilmuan menyimpulkan bahwa bangsa Viking tidak pernah menggunakan helm bertanduk. Helm yang digunakan bangsa Viking dibuat dari beberapa potong besi yang dipaku bersama-sama yang disebut helm bergaya spangenhelm.
2. Menyukai Kebersihan
Selama ini bangsa Viking digambarkan sebagai bangsa yang jorok. Tetapi kenyataannya, bangsa Viking sangat menyukai kebersihan yang dimana hal ini terbukti dari penemuan sisir dan bangsa Viking juga mandi setidaknya seminggu sekali jauh lebih sering daripada peradaban lain di zaman mereka.
3. Hampir Semua Nama Hari Diambil Dari Nama Dewa Bangsa Viking
Dimulai dari Sunday, berasal dari nama Dewi Matahari yaitu Sunna atau Sól. Hari Selasa atau Tuesday berasal dari dewa Nordik bertangan satu yang bernama Tiw. Wednesday atau Rabu terinspirasi dari dewa kebijaksanaan bernama Woden. Sedangkan Thursday atau Kamis berasal dari Dewa Guntur, Thor. Terakhir adalah hari Jumat atau Friday terinspirasi dari Dewi Cinta, Freya. Lalu bagaimana dengan hari Sabtu? Berbeda dengan hari lainnya, hari Sabtu atau Saturday terinspirasi dari nama Dewa Pertanian bangsa Romawi Kuno, Saturnus.
4. Pemakaman Perahu
Umumnya pemakaman dilakukan dengan cara dikubur dalam tanah. Namun, tidak dengan bangsa Viking mereka melakukan pemakaman dengan memasukkan jasad ke perahu. Biasanya pemakaman ini diberikan khusus untuk prajurit atau ksatria dengan derajat tinggi. Kapal akan dibakar dan didorong ke lautan.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa