Kerusakan JPO Kramat Jati, Ini Tanggapan Masyarakat

Senin, 13 Oktober 2025 17.00 WIB

Reihan Henty & Farah Aulia – Kreatif

Source: UNAS TV

JAKARTA – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Jati, Jakarta Timur, dianggap bahaya bagi pengguna pejalan kaki karena kualitas JPO masih jauh dari standar layak guna. Masyarakat sekitar resah dengan Pemerintah Daerah (Pemda) karena tidak ada perawatan rutin terhadap fasilitas umum. 

 

Kerusakan sudah berlangsung selama enam bulan, namun tidak ada tindakan dari Pemda Jakarta Timur. Karena jumlah pengguna yang sangat banyak terutama saat jam sibuk, masyarakat akhirnya melaporkan kepada Pemda melewati aplikasi Jakarta Terkini, akhirnya Pemda menindaklanjuti laporan tersebut karena laporan yang menumpuk hanya dalam sepekan. 

 

Meski demikian, beberapa warga menilai hasil perbaikan masih perlu ditingkatkan. Salah satunya, Ibu Eva, warga sekitar Kramat Jati, menyatakan bahwa perbaikan yang dilakukan belum maksimal. “Saya rasa perbaikan JPO masih kurang maksimal, masih banyak bagian yang bolong-bolong. Kalau untuk pejalan kaki yang masih kuat tidak masalah, tapi untuk yang tua itu riskan karena masih banyak bagian yang rapuh dan bolong. JPO ini tidak ada perawatan sama sekali. Harusnya tetap dijaga atau dibuat baru total, karena material yang saat ini sudah tidak layak,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ibu Haryati, warga Kampung Dukuh, Kramat Jati, menilai perbaikan ini sudah cukup baik, meskipun belum sempurna. Ia menekankan pentingnya pemeliharaan rutin agar kondisi JPO tetap aman. “Perbaikannya bagus, cuma memang belum sempurna. Tapi ini penting banget karena JPO ini ramai dilalui orang ke pasar. Jadi memang seharusnya perbaikan dilakukan secepatnya. Untuk kedepannya, perawatannya harus rutin, kalau memang rusak segera diperbaiki, karena ini fasilitas umum,” ungkapnya.

 

Dibalik respon cepat Pemerintah Daerah Jakarta Timur, beberapa masyarakat ternyata masih merasa kurang puas dengan tindakan Pemda yang menindaklanjuti ketika berita sudah menyebar dan bisa merusak nama baik Pemda.

Konten Terkait