Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Rabu, 21 Mei 2025 17:55
Dwi Satria Ningsih – Kreatif
Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat belum menunjukkan antusias dalam berburu hewan kurban. Pada Rabu, 21 Mei 2025, aktivitas jual beli hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik penjualan, termasuk di wilayah Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Meski harga hewan kurban tahun ini tidak terlalu mengalami kenaikan yang tidak terlalu signifikan, minat masyarakat masih tetap sama dalam membeli hewan-hewan kurban.
Kenaikan harga hewan kurban tahun ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Supadi, salah satu penjual hewan kurban di Pejaten, mengatakan bahwa lonjakan nominal harga berkisar antara Rp500.000,- hingga Rp1.000.000,-. “Sekarang ada kenaikan harga karena faktor izin, transportasi, dan perawatan,” ujarnya.
Meskipun harga sapi masih relatif terjangkau, dengan tambahan biaya operasional seperti pengangkutan dan perawatan hewan membuat harga jual ikut meningkat. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para penjual untuk tetap berusaha menjaga harga agar relatif terjangkau.
Namun, minat masyarakat terhadap hewan kurban tak berubah. “Minat pembeli biasa saja, mungkin karena Idul Adha masih beberapa minggu lagi,” ujar Supadi. Bahkan, hingga per pagi hari ini, ia hanya menjual sebanyak 25 ekor hewan kurban.
Bagi masyarakat yang baru pertama kali membeli hewan kurban, Supadi menyarankan agar langsung datang ke lokasi penjualan. “Kalau tipsnya sih nggak ada ya, langsung aja lihat dan nego di lokasi,” ujarnya.
Meskipun minat masyarakat masih terbilang lesu. Para penjual tetap berupaya menjaga harga tetap bersaing demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Mereka berharap antusiasme masyarakat akan terus meningkat seiring mendekatnya hari raya Idul Adha.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa