Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
Kamis, 24 April 2025 00:25 WIB
Lutfiana Cinta – Kreatif
Maraknya kasus-kasus pelecehan seksual terhadap kaum perempuan kembali mencuat ke permukaan, kali ini melibatkan sejumlah oknum dari kalangan tenaga medis seperti dokter.
Fenomena ini memicu kemarahan publik dan menyorot seriusnya penyalahgunaan kekuasaan dalam lingkup yang seharusnya menjadi tempat aman bagi perempuan. Kasus pelecehan seksual memang menjadi kasus yang sangat miris, karena tindakan tak bermoral ini tidak hanya melukai fisik dan psikologis korban, tetapi juga merusak integritas institusi kesehatan secara keseluruhan.
Kejadian tak bermoral ini membuat banyak perempuan merasa khawatir dan takut, terutama ketika mereka harus berhadapan dengan tenaga medis dalam situasi yang seharusnya menjadi momen penyembuhan dan pemulihan.
“Sangat khawatir banget ya apalagi terjadi di dunia kedokteran, karena jadi tidak membuat kepercayaan masyarakat di lingkup kedokteran,” ucap Rita, saat wawancara di Universitas Nasional pada Rabu (23/04).
Kasus pelecehan seksual merupakan persoalan serius yang perlu ditindaklanjuti secara menyeluruh. Banyak masyarakat, khususnya perempuan, berharap para pelaku diberikan hukuman yang setimpal, bahkan lebih berat dari sekadar hukuman penjara 12 tahun. Tuntutan seperti pencabutan izin praktik, hukuman seumur hidup, hingga hukuman kebiri, agar para oknum jera dan tidak mengulangi perbuatan serupa. Selain itu, menurut Ali, salah satu warga Pejaten, Jakarta Selatan, kesadaran masyarakat juga harus semakin meningkat, khususnya dalam memilih tenaga medis.
“Kalau pandangan saya sih, untuk saat ini dengan adanya berita seperti ini ya para-para ibu yang sedang hamil ataupun suami ya mereka juga lebih berhati-hati lagi memilih dokter ataupun klinik-klinik anak untuk keluarganya,” ujar Ali saat ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.
Masyarakat juga mendorong untuk adanya evaluasi sistem di dunia medis, khususnya bagi para dokter yang telah menempuh pendidikan spesialis. Mereka diharapkan tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga menjaga etika dan marwah profesinya.
Usulan Menteri PPPA Tuai Kritik, Laki-laki Merasa Jadi Pihak yang Di ‘Tumbalkan’ Kamis, 30 April 2026 17.00 WIB Nadia Ramadhani
BPJS Naik Lagi? DPR Semprot Pemerintah: Harusnya R akyat Digratiskan! Rabu, 29 April 2026 17.00 WIB Dinda Rahma Aulia Khairunisa